Senin, 02 Januari 2012

Keputusan Berat

HAI INI AKU !

Selamat malam kamu semua. Malam ini sebenarnya aku tidak terpikir untuk mengisi blog. Hari ini rencanyanya aku akan tidur cepat untuk memberbaiki waktu tidurku yang mulai kacau semenjak Natal dan Tahun Baru. Sudah 2 malam terakhir ini aku tidur lewat dari jam 3 pagi.

Ohya, SELAMAT NATAL 2011 dan TAHUN BARU 2012 kamu semuanya.. Semoga segala permohonan kalian dapat dikabulkan-Nya. Amin. Segala yang terbaik dari Tuhan untuk aku dan kamu semua. :)

Allright.
Sekarang aku mau mulai cerita.

Tahun lalu aku telah mengambil keputusan berat. Keputusan yang mungkin dapat merubah hidupku. Keputusan yang mungkin mampu membuat otakku bekerja lebih lambat, karena ruangan yang biasanya kosong tak berpenghuni sudah kuizinkan untuk dimasuki seseorang. Keputusan dimana aku telah rela membagi pikiranku untuk memikirkannya. Keputusan yang mungkin dapat membuat konsentrasiku terpecah belah.


5 bulan sudah keputusan berat itu diambil. 5 bulan setelah kejadian itu. 5 bulan sudah kamu menjadi penghuni otak. Yang lebih berat lagi, kamu menjadi penghuni hati.

Diakhir tahun lalu aku memutuskan untuk mengurangi komunikasi dengan mu, komunikasi yang sudah kurang itu pun akan kukurangi. Kenapa? Karena aku ingin kamu tidak merasa terganggu. Karena  tanggung jawabmu yang sudah berat, sudah menyita banyak waktu dan pikiranmu. Aku tahu waktu mu untuk bermain sudah banyak berkurang, waktumu untuk memikiran hal-hal cere seperti ini pun sudah kau kesampingkan (padahal aku tak tahu apakah pernah hal ini kau pikirkan dan kau tempatkan didepan).

Diakhir tahun lalu aku berdoa, mendoakan untuk segala kebaikanmu.

Keputusan berat.

Diawal tahun ini aku juga berdoa, berdoa agar kamu mampu membuat banyak pihak bangga.
Banggakan Tuhan kita.
Banggakan Orangtuamu.
Banggakan Keluargamu.
Banggakan Sahabat-sahabatmu.
Banggakan Teman-temanmu.
Dengan begitu aku pun akan bangga.

Keputusan Berat, tapi tidak ada salahnya apabila di akhir nanti kamu dapat membuat bangga banyak pihak yang sangat berpengaruh dalam hidupmu dan yang terakhir membuat aku bangga.
Bangga karena tidak salah membiarkan kamu menghuni otak dan hatiku.

Keputusan berat. (29 Desember 2011)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar